Sate Klatak Pak Pong
Wisata Kuliner

Wisata Kuliner Sate Klathak Pak Pong

Sate Klathak Pak Pong memang cukup unik. Banyak dijumpai berbagai kuliner yang berbeda dari kuliner pada umumnya. Seperti halnya dengan sate yang ada di Jogja. Soto Klathak Pak Pong yang satu ini mempunyai suatu perbedaan dari sate pada umumnya.

Perbedaan tersebut nampak jelas dari tampilan satenya. Biasanya sate ditujuk dengan bambu atau lidi. Untuk sate yang satu ini, sama sekali tidak menggunakan bambu atau lidi yang digunakan sebagai tusuk, namun tusuk sate yang digunakan cukup antimainstream bagi sebuah hidangan makanan.

Sate Klatak Pak Pong
Sate Klatak Pak Pong

Di paket wisata Jogja sate Pak Pong ini menggunakan jeruji besi sebagai tusuk satenya. Jeruji besi yang digunakan pun merupakan jeruji pada sepeda motor atau sepeda biasa. Walaupun sangat aneh, namun dengan menggunakan jeruji sebagai tusuk sate yang membuat sate Pak Pong cukup terkenal.

Penggunaan jeruji besi sebagai tusuk sate bukan tanpa alasan. Jeruji yang terbuat dari besi memang dapat menghantarkan panas dengan cukup baik. Sehingga jika pembakaran sate menggunakan jeruji besi maka daging akan matang dengan merata hingga bagian dalam.

Akses Menuju Klathak Pak Pong

Kuliner yang unik tidak selalu memiliki tempat yang mempunyai desain interior dan eksterior yang menarik. Seperti sate Pak Pong ini yang hanya merupakan sebuah warung kecil yang terletak di pinggir jalan. Walaupun satenya sangat terkenal, tidak membuat sang pemililik merenovasi warung dan lebih memilih mempertahankan konsep angkringan.

Warung sate Pak Pong terletak di Jl Stadiun Sultan Agung, Jogja. Direction untuk menuju ke warung sate ini cukup mudah karena tidak jauh dari area pasar Jejeran. Tepatnya sekitar ± 500 meter dari barat pasar Jejeran.

Harga Klathak Pak Pong

Paket tour Jogja untuk sate klathak ini cukup murah. Satu porsi sate klatak hanya 12.000 IDR. Untuk satu porsi sate klatak terdapat 2 buah tusuk dengan ukuran potongan daging kambing cukup besar.

Lebih nikmat lagi jika menikmati sate klatak ini dengan nasi hangat dan es teh. Terlebih lagi juga ditemani dengan kerupuk yang merupakan makanan pelengkap masyarakat Indonesia. Untuk minuman di warung sate ini cukup unik. Teh panas disajikan dengan birik dan bukan gelas.

Untuk seporsi sate, nasi dan minuman terpisah. Harga nasi di warung sate Pak Pong ini hanya 3.000 IDR. Untuk es tehnya adalah 3.000 IDR, sedangkan untuk teh panas hanya 4.000 IDR. Dengan harga yang cukup terjangkau menjadikan paket tour Jogja ini sangat ekonomis namun mendapatkan kesan dari Jogja yang cukup memuaskan.

Aktivitas Di Warung Sate Pak Pong

Untuk menikmati sate Pak Pong ini ada tiga cara, yaitu dengan lesehan atau makan di meja. Untuk warga sekitar biasanya lebih memilih menikmati sate ini di rumah. Warung sate Pak Pong ini dibuka setiap hari pada pukul 10:00 WIB sampai pukul 24:00 WIB.

Selain sate, warung Pak Pong juga menyediakan menu lainnya. Daging kambing masih menjadi bahan utama dari wisara kuliner Jogja ini. Menu makanan yang tersedia seperti tongseng, nasi goreng, kicik dan tengkleng.

Walaupun tempat yang sangat sederhana dan apa adanya tanpa kemewahan sama sekali. Namun warung sate ini tidak pernah sepi

Sate Klathak Pak Pong yang hitz tidak selalu kuliner yang mempunyai standar modernisasi, seperti cafe dan resto. Angkringan pun yang sangat sederhana juga tidak kalah hitz dari cafe ataupun resto. Hanya bermodalkan kreativitas, unik dan mampu menyita perhatian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *